Iseng-iseng

Let’s be friend

ImagePernahkah kalian merasa dicintai ? Oleh siapa ? Orang tua, saudara, dan sahabat-sahabat, pasti kebanyakan kalian akan menjawab seperti itu. Orang lain? Pernahkah kalian dicintai orang lain yang hanya hitungan waktu mengenal kalian ? Jika pernah, siapa dia ? Baiklah, untuk pertanyaan terakhir ini kalian tidak perlu menjawabnya. Simpan saja nama dan cerita kalian yang pernah dicintai orang itu di hati kalian.

Kali ini kita akan membahas tentang satu kata, “dicintai”. Sebelum membahas lebih lanjut, saya akan membatasi makna kata tersebut. Dicintai, yang akan kita bahas kali ini bukanlah cinta yang luar biasa, seperti cinta anak kepada orang tuanya, cinta orang tua kepada anaknya, cinta sepasang suami istri maupun cinta dalam keluarga. Namun, makna dicintai kali ini lebih merupakan makna cinta yang masih dangkal. Seandainya ada alat pengukur cinta, mungkin masih dalam skala kecil. Lebih mudahnya kita menyebutnya cinta monyet.

Bagaimana rasanya dicintai ? Tentu akan membuat bangga dan  penasaran, kenapa dia menyukai kita ? Apa yang membuat kita begitu spesial untuknya, padahal kita hanya biasa-biasa saja. Mungkin kalimat itu wajar dirasakan oleh seseorang yang merasa dirinya biasa saja. Namun, begitulah cinta. Seperti yang orang bilang, cinta itu buta. Bahkan saking butanya, tidak ada hal yang bisa dilihat untuk menjadi alasan mencintai.

Lalu apakah ketika dicintai kita harus mencintai ? Tentu tidak. Itu jawaban singkatnya. Mencintai dan dicintai adalah hak setiap orang. Tidak ada yang bisa memaksakan. Kalaupun kita sedang berada diposisi sebagai orang yang dicintai maka kita tidak boleh melarang orang mencintai kita. Begitupun ketika kita mencintai orang lain, tidak peduli orang itu mencintai kita atau tidak namun tidak ada larangan bagi kita untuk mencintai dia. Alasan logisnya seperti ini. Misalnya ada seorang cewek yang dicintai oleh dua orang cowok yang berbeda. Tidak mungkin cewek tersebut membalas cinta dua cowok itu. Bisa saja dia membalas satu cinta cowok. Atau tidak sama sekali. Itulah alasan kenapa ketika dicintai tak harus mencintai.

Jika kau berada di posisi cewek itu apa yang akan kamu lakukan ? Gampang. Jika kamu mencintai salah satu dari mereka, maka sambutlah, dan genggamlah tangannya. Sedangkan untuk yang lain maka ulurkanlah tanganmu sambil berkata “Let’s be friend”..

                Karena cinta tak hanya untuk sepasang kekasih. Namun untuk keluarga, sahabat, dan orang lain yang semuanya berarti untuk hidup kita.

Tulisan ga jelas akibat males kerja

Ruangan baru menuntut ilmu

1/29/2013

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s