serabi magang

Monday, Mission I

Halo Halo Bandung, Jakarta, Semarang, Surabaya, dan semuanyaaa..

                Bagaimana Senin kalian? Menyenangkan? Aku berharap begitu. Kalau di program musik salah satu stasiun TV swasta di Indonesia sering menyuruh host-host menggunakan baju bertuliskan “Love Monday” maka berbeda denganku. Untuk menunjukkan rasa cintaku dengan Monday, aku tak perlu memakai baju bertuliskan Love Monday, namun cukup mengisi Monday dengan cinta dan semangat. Dan bagiku tidak hanya Monday yang harus diisi dengan cinta dan semangat, tapi juga hari-hari lainnya. Lalu bagaimana dengan Mondayku? Adakah yang ingin tahu? Oke, I will tell to you about my amazing Monday. Let’s cekidot..

                Pagi ini, seperti biasa aku dan Monder Woman berangkat menuju kantor. Sesampainya di kantor, ternyata Our Huper Man sudah datang lebih dulu dan sedang melakukan aksinya menolong orang-orang yang membutuhkan bantuannya. Pagi ini, sebuah CPU sudah siap dibongkar dan diselamatkan oleh Our Huper Man, selain itu dia juga sedang membantu Pak Her untuk membenarkan komputer Pak Her.

                Aku sedang duduk di kursiku, begitu juga Monder Woman yang sedang duduk di kursinya. Kami kembali lagi berkutat dengan dua hal, install aplikasi magang dan install Moodle. Aku akan menceritakan jalannya penginstalan aplikasi magang di server operasional. Setelah aplikasi magang yang diinstal di server development dipastikan berjalan dengan baik, maka selanjutnya harus menginstal di server operasional. Pertama, copy folder yang berisi aplikasi magang di C. Kemudian buka IIS, Default Website, dan buat virtual directory baru. Setelah itu mainkan aplikasi tersebut di web browser yang ada. Nah, langkah-langkah itu sudah si Monder Woman jalankan, namun tiba-tiba munculah pesan error seperti saat pertama kali kami menginstal dulu. Pesan error itu menunjukkan bahwa framework yang dipake tidak mendukung. Lengkapnya bisa dilihat di tulisanku sebelumnya yang berjudul “Shinobi pun KALAH” dan “Our Huper Man”. Namun, agak beda masalahnya, kalau yang sebelumnya itu gara-gara belum diinstal framework 4 makanya aplikasinya tidak bisa dimainkan tapi kalau sekarang sudah diinstal framework 4 tapi aplikasinya sama aja ga bisa dimainkan. Itulah yang membuatku dan si Monder Woman kebingungan sesi pertama ( masih ada bingung sesi kedua ). Kami pun ga tinggal diam, mencoba mengotak-atik apapun yang sebenernya kami juga ga tau apa yang harus diotak-atik sambil menunggu kesempatan untuk bertanya ke Huper Man. Setelah beberapa lama masih otak-atik dan ga membuahkan hasil tiba-tiba keajaiban pun datang. Ceritanya, waktu itu aku ga sengaja lihat-lihat properties aplikasi yang ada di IIS. Jadi kan tadi abis buat virtual directory, secara otomatis virtual directory yang kita buat akan muncul di Default Website IIS, nah di klik kanan nama virtual directory yang kita buat tadi kemudian pilih properties. Nah, di properties itu tanpa sengaja kami menemukan tab ASP .NET yang isinya ada pilihan aplikasi itu mau pake framework berapa. Disana ternyata aplikasi itu masih pake framework 2 makanya masih error pas dimainin. Alhasil, kami berinisiatif untuk mengubah framework aplikasi tersebut menjadi framework 4, pas d klik Apply ternyata ada pilihah OK dan Cancel. Kalau OK ntar akan ngerestart  servicenya, kalau Cancel tentu saja batalin perintahnya. Kami pun galau, mau OK tapi takut kalau kenapa-kenapa kalau Cancel kok nanggung banget. Jadinya kami diem aja. ( ga jauh beda sama kalau pilih Cancel sih, ujung-ujungnya nanggung ) tapi ga papa sih setidaknya udah sedikit tau solusi yang mungkin sesuai dengan masalah yang kami hadapi. Haha

                Sedikit melirik ke arah Huper Man, akhirnya Monder Woman pun memberanikan diri untuk bertanya kepada Huper Man. Daaan, ternayata solusi yang kami pikirkan tadi juga sama seperti solusi yang diberikan Huper Man. Akhirnya aplikasi itu bisa berjalan dengan baik di server operasional. #prok prok prok.. Oh ya satu lagi, pas hari Jumat kemarin Huper Man meminta kami untuk membuat singkatan yang apik untuk aplikasi magang, TA, dan alumni ini. Kami pun memutar otak mengasah kekreatifan kami untuk mendapatkan nama yang bagus dari hari Jumat sampe Minggu, dan nama itupun tak kunjung kami dapatkan. Untuk kedua kalinya, ketidaksengajaan membawa kami menemukan nama yang cocok untuk aplikasi ini. Namanya  adalah “SIPMATA”. Kenapa bisa SIPMATA? SIPMATA itu merupakan singkatan dari Sistem Pengelolaan Magang, TA, dan Alumni.. haha 😀 agak maksa sih, tapi tak apalah. Berhubung waktu sudah menunjukkan saatnya makan siang, mari kita sudahi saja Monday Mission I ini sambil menucapkan.. “Welcome SIPMATA, be nice, be beautiful, and make us proud of you”

12.03 Waktu Tana

2/11/2013

Meja Kerjaku

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s