Catatan

Urutan berapa?

” Kita tidak pernah bisa memaksakan orang lain menempatkan kita di urutan keberapa dalam hidupnya.”

Kalimat itu seketika hadir dalam pikiranku, mungkin salah paham yang tadi siang aku alami sedikit banyak mempengaruhi munculnya kalimat itu. Benar, kita sama sekali tidak pernah bisa memaksakan orang lain menempatkan kita di urutan tertentu dalam hidupnya. Kita tidak bisa memaksa mereka untuk memperlakukan kita dengan spesial ataupun lebih daripada perlakukan mereka terhadap orang lain. Sama sekali tidak bisa, walaupun itu terhadap orang yang kita sayangi ataupun orang terdekat dengan kita. Mereka pasti punya pilihan sendiri untuk mengutamakan kita ataupun menomor sekiankan kita. Dan yang harus kita lakukan adalah cukup dengan menerimanya tanpa banyak protes dan merasa tidak enak.

Pelajaran hidup yang berharga bahwa belum tentu apa yang kita berikan ke orang lain akan seperti yang kita dapatkan dari dia. Tak masalah, yang terpenting tetap bersikap baik terhadap semuanyaa 🙂

Advertisements

6 thoughts on “Urutan berapa?”

  1. wawawawa… aku baru saja ngalamin kejadian kayak gini.. sempat merasa kecewe, namun setelah baca tulisannya mbak.. aku bisa positive thinking dan nggak masukin hatii.. thanks anyway.. salam kenal…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s