Uncategorized

Surat kita

Bismillahirrohmanirohim..
Hallo, selamat siang..

Siapapun namamu, salam kenal,
Aku Intan, wanita yang sekarang duduk di sampingmu
Yang menuliskan surat ini untukmu
dan yang menemani kamu membaca surat ini.

Aku saat ini berada di kantor, setelah melihat blog temanku, aku
terinspirasi untuk ikut menuliskan surat untukmu, sekaligus ikut GA. Hehe
Aku hanya berharap suatu saat nanti aku bisa membacanya bersamamu
melalui blogku ini.

Aku sedang duduk di kursi kantor sambil menulis ini, kalau boleh cerita
tadi aku selesai mengikuti kajian muslimah di kantor dengan tema “Harmonisasi berbagai peran wanita”.
Banyak banget yang aku dapat di kajian tadi, selain bisa mendapatkan ilmu yang banyak aku juga
bisa foto dengan Oki Setiana Dewi loh. Hihi

Hai kamu, aku pengen jadi Asma Bin Abu Bakar. Seorang istri dari sahabat Nabi yang
sukses di dalam maupun di luar rumah. Aku pengen seperti dia. Seorang istri yang
selalu mendidik anaknya tidak hanya sampai ke pintu wisuda tapi ke pintu surga.
tentu saja bersamamu.

Mungkin masih jauh untukku bisa menjadi Asma. Aku juga bukan Khadijah, Asiyah, Fatimah maupun Maryam,
keempat wanita yang masuk ke surga Allah. Aku adalah aku. Aku Intan, wanita yang lagi-lagi sedang duduk
di sampingmu sekarang ini. Wanita yang penuh kekurangan, yang membutuhkanmu untuk menguatkanku dan
membimbingku menuju kebaikan, menuju ridho Allah.

Kau ingat, saat kamu mengucapkan ijab dan qabul sambil memegang tangan ayahku?
Saat itulah aku tau bahwa kamu jodohku.
kamu laki-laki yang akan menjadi imamku mulai saat itu dan selamanya (insyaAllah).
Dan aku adalah istrimu, seorang wanita yang mulai saat itu akan selalu mendampingimu dalam senang
maupun sedih.

Oleh karena itu, mari selalu beristiqomah di jalan Allah, mulai menabung demi masa depan kita,
mulai menambah ilmu demi memberikan madrasah yang baik
untuk anak-anak kita kelak. Mari bersama-sama mengumpulkan potongan-potongan kehidupan kita
dan menyatukan potongan itu menjadi kehidupan yang utuh. Hidup kita berdua.

Suamiku, peganglah tanganku, tatap mataku. Aku ingin selalu berjalan bersamamu, tidak di depan tidak juga di belakangmu.

Melainkan di sampingmu. Menjadi seseorang yang akan memberikan kebahagiaan bagimu. InsyaAllah juga menjadi

ibu dari anak-anakmu kelak 🙂

 

Kusebut Namamu dalam Ijab Qabul 1

Surat Cinta ini diikutsertakan dalam GA KUSEBUT NAMAMU DALAM IJAB DAN QABUL oleh www.jarilentikyangmenari.blogspot.com dan www.elitaduatnofa.blogspot.com

Advertisements

7 thoughts on “Surat kita”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s