Uncategorized

Perasaan ketika menunggu

Haiii.

Malam ini aku ingin berbagi, betapa menunggu sebuah kepastian adalah hal yang sangat tidak mengenakkan bagi seorang wanita. Pernah kah kalian bertengkar dengan pasangan?  Ketika itu apa yang kalian harapkan? Kalau aku tentu ingin pasanganku dengan romantis datang padaku untuk mengajak berbaikan. Hei. Tidak berarti aku selalu ingin dimengerti tapi tak mau mengerti. Ini aku harapkan ketika memang aku merasa bukan aku yang salah. Bukankah terkadang wanita ingin diperhatikan?  nah sekarang, itu yang aku inginkan. Ingin diperjuangkan.

Karena semua keinginan itu maka aku memilih untuk menunggu. Wanita memang selalu menunggu. Ketika itu kita harus siap dengan semuanya siap untuk selalu dicuekin hingga penantianmu selama ini akan sia sia dan berasa sedih di hati atau siap menerima kejutan yang sangat indah, berarti penantianmu membuahkan kebahagiaan yang tak terhingga.

Dua hari ini aku selalu mendapatkan hasil pertama, selalu dicuekin dan penantianku sia sia. Ketika pagi dia menanyakan kesibukan ku, aku saat itu sedang sibuk bergelut dengan tugas kantor,  ketika sore hari aku sudah tidak terlalu sibuk dan aku berharap dia bertanya maka dia tidak bertanya. Sama sekali tidak. Sampai petang menjelang,  aku masih terlarut dalam penantian dan sama saja tidak ada pertanyaan dari nya.

Saat itulah muncul pertanyaan olehku,  sebenarnya dia serius atau tidak. Kalau serius seharusnya dia menyempatkan waktu dan memprioritaskan aku. Tapi aku sadar bahwa aku bukanlah pengatur prioritas dalam hidupnya. Kalau bahasa sekarang “aku mah apa atuh, cuma butiran debu yang ga bisa menjadi prioritas pertama dalam hidupnya”.

Lalu apa yang harus aku lakukan?  Aku mulai memprioritaskan kehidupanku, tetap berada di kosan dan mulai mengerjakan tugas yang menggunung. Hahaha

Satu hal lagi, ketika sedang kesal. Sungguh wanita tidak berpikir tentang makanan, dia hanya ingin penjelasan dan kamu yang mencoba menenangkan hatinya. Just simple. Jadi jangan sekali sekali menawarkan makanan kepada wanita yang sedang marah.

– Sebuah cerita dari seorang teman –

Sudah ijin kok biar boleh diposting heh

Advertisements

3 thoughts on “Perasaan ketika menunggu”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s