Menyerah atau Bertahan?

Banyak hal di dunia ini yang un-controllable oleh kita. Terkadang hal itu membuat diri kita merasa lelah, ingin menyerah tapi harus bertahan. Mungkin banyak orang pernah berada di situasi seperti ini. Misalnya, ingin berhenti bekerja karena hectic-nya pekerjaan yang semakin lama semakin mengganggu tatanan kehidupan pribadi. Tapi kalau berhenti bingung dengan cicilan-cicilan yang ada diContinue reading “Menyerah atau Bertahan?”

Kembali

Beberapa minggu ini aku merasa aneh. Berawal dari hadirnya tamu yang sangat amat tidak kuharapkan. Saat itu aku mood-ku mulai berubah. Mendadak suka marah dan sedih. Meratapi nasib, dan terlalu sering pertanyaan “Kenapa” datang mengganggu pikiranku. Aku menyerah, mulai menyalahkan diri sendiri dan keadaan. Akhirnya aku pun mulai malas makan. Aku memaksakan diri pulang kampungContinue reading “Kembali”

Makan

Faktor utama yang menentukan enak tidaknya makanan bukanlah seberapa mahal/mewahnya makanan, tapi dengan siapa kita makan. Makanan sederhana murah meriah terasa begitu nikmat saat kita makan bersama keluarga, orang yang kita sayang, yang selalu kita harapkan kedatangannya. Sebaliknya, makanan restoran mahal bisa saja terasa biasa saja kalau makannya bersama orang yang juga biasa saja. MakaContinue reading “Makan”

Tamu dari Jepang

Sudah menjadi agenda rutin di kantorku jika ada beberapa orang dari Company Group yang datang berkunjung. Biasanya mereka berkunjung untuk melihat perkembangan proses manufaktur di pabrik kami. Semenjak satu tahun terakhir, semakin sering mereka berkunjung berkaitan dengan issue implementasi IoT di pabrik. Perusahaan kami memang bukan yang pertama, namun kami mencoba mengimplementasikan IoT semaksimal mungkin.Continue reading “Tamu dari Jepang”

Jarak – Berpisah

Bangku di taman masih sama seperti saat pertama kali aku datang ke kampus ini bersama ayah dan ibu. Bedanya, hari ini tak banyak mahasiswa mengobrol atau sekedar duduk di taman menunggu jam kuliah. Gerimis sedari pagi membuat taman kampus basah berair dan sepi. Aku suka hujan, hujan selalu datang membawa kembali cerita-cerita lama untuk dikenang.Continue reading “Jarak – Berpisah”

My December

Sebelum memulai postingan tentang flashback 2018, aku ingin menuliskan cerita tentang Desemberku. Bagi sebagian orang, akhir tahun menjadi saat-saat yang ditunggu untuk menghabiskan waktu dengan keluarga. Entah itu sekedar berada di rumah berkumpul dengan keluarga ataupun pergi berlibur ke tempat-tempat wisata. Apalagi untuk karyawan swasta, moment akhir tahun menjadi hal yang sangat menyenangkan dengan adanyaContinue reading “My December”

Jarak – Menjauh

Semenjak saat itu, ya semenjak Athar resmi jadian dengan Savi, ada beberapa hal yang akhirnya berubah dari hidupku. Pertama, aku tak lagi mempunyai teman pulang naik KRL. Athar lebih sering menghabiskan waktu dengan Savi di hari libur kuliah. Kedua, aku tak ada lagi teman yang setiap saat bisa mengantarkanku kemanapun aku inginkan.  Biasanya, dengan AtharContinue reading “Jarak – Menjauh”

Jarak – Pernyataan Cinta.

Selama satu tahun kuliah, baik aku, Aida, mapun Sari masih sama-sama menyandang status jomblo. Aku lebih memilih mempunyai banyak teman dibandingkan berpacaran.  Aku hanya akan menjalin hubungan serius jika aku sudah siap berkomitmen.   Oleh karena itu setiap kali Sari dan Aida membahas  hubunganku dengan Athar, aku lebih suka menyebutnya sebagai hubungan persahabatan.  Dengan hubungan iniContinue reading “Jarak – Pernyataan Cinta.”

Jarak – Mendekat.

“Han, tau gak Athar kemana? Udah semingguan dia ga masuk kuliah.”, tanya Sari. “Hah, serius Sar? Ga tau deh aku. Emang kenapa dia ?.”, tanyaku kaget. “Nah itu, aku juga ga tau. Denger-denger dari Savi sih dia lagi ada masalah. Cuma ga tau apa.”, jelas Sari. Begitulah aku mendengar kabar tentang Athar. Beberapa hari sejakContinue reading “Jarak – Mendekat.”